solusimakmur.com

Fungsi dan Tugas External Relations di Perusahaan Pertambangan

Pendahuluan

Hampir semua perusahaan pertambangan mempunyai bagian External Relations. Bagian ini mempunyai peran yang strategis yaitu bertanggung jawab atas hubungan eksternal dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders), termasuk pemerintah, masyarakat, media, dan organisasi non-pemerintah.

Peran External Relation ini sangat crucial demi menjaga kelancaran operasional, keberlanjutan bisnis dan reputasi perusahaan. Hal ini dikarenakan operasional perusahaan sering kali beririsan dengan kepentingan publik, regulasi yang ketat, serta isu-isu sosial dan lingkungan.

Perusahaan pertambangan yang mengabaikan fungsi External Relation akan sering mengalami gangguan, hambatan dan tantangan antara lain; unjuk rasa masyarakat menolak kegiatan penambangan, penyetopan jalan (road block), demonstrasi buruh, mogok kerja, dan lain sebagainya.

Demi mensukseskan perannya tersebut, bagian External Relation mempunyai lima tugas dan fungsi utama antara lain:

Tugas dan Fungsi External Relations

1. Stakeholder Management

Sebagaimana diketahui bahwa stakeholders adalah pihak-pihak yang memberi pengaruh kepada atau dipengaruhi oleh adanya kegiatan operasional perusahaan.

Tugas utama External Relations di bidang stakeholder management ini mencakup:

  • Identifikasi dan pemetaan stakeholder (stakeholders mapping) untuk memahami kepentingan dan impact mereka terhadap operasi perusahaan.
  • Membangun komunikasi yang efektif dengan pemerintah, komunitas lokal, media, dan LSM untuk menjaga transparansi dan kepercayaan.
  • Mengelola komunikasi dengan regulator untuk memastikan perusahaan beroperasi sesuai peraturan yang berlaku.
2. Community Relation & CSR (Corporate Social Responsibility

Perusahaan pertambangan memiliki pengaruh sosial yang signifikan terhadap masyarakat sekitar. Pada peran ini, External Relations bertugas;

  • Menyusun program (CSR) tanggung jawab sosial perusahaan yang bermanfaat bagi masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, pengembangan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, serta pelestarian dan pengembangan adat-budaya masyarakat (kearifan lokal).
  • Menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat lokal untuk mencegah konflik dan meningkatkan dukungan terhadap operasional tambang.
  • Menyusun strategi komunikasi yang transparan mengenai dampak dan manfaat keberadaan tambang bagi komunitas.
3. Government Relations & Compliance

Perusahaan pertambangan tergolong industri yang mempunyai risiko tinggi (high risk). Oleh karena itu perusahaan harus peduli dengan Tata Kelola Pertambangan yang benar (Good Mining Practises) dan aspek kepatuhan (compliances) terhadap semua peraturan teknik pertambangan.

Keberlanjutan operasi tambang sangat dipengaruhi oleh regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah. Fungsi External Relations dalam hal ini meliputi:

  • Memastikan perusahaan mematuhi semua regulasi dan perizinan yang berlaku.
  • Berinteraksi dengan pemerintah dan lembaga terkait untuk mengamankan dukungan kebijakan yang kondusif bagi industri pertambangan.
  • Melakukan advokasi kebijakan untuk memastikan regulasi yang diterapkan tidak menghambat operasional perusahaan.
4. Media & Public Relations

Dalam era digital dan keterbukaan informasi seperti dewasa ini, opini publik sangat berpengaruh terhadap citra perusahaan. External Relations bertugas untuk:

  • Membangun strategi komunikasi eksternal yang proaktif melalui media massa dan media sosial.
  • Mengelola hubungan dengan jurnalis dan media untuk memastikan pemberitaan yang seimbang mengenai perusahaan.
  • Mengelola persepsi publik dengan menyampaikan informasi yang transparan mengenai operasional tambang dan dampaknya.
5. Reputation & Crisis Management

Industri pertambangan sering menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi merusak reputasi perusahaan. External Relations memiliki peran penting dalam:

  • Mencegah dan mengelola krisis komunikasi dengan merespons cepat terhadap isu negatif yang muncul.
  • Melakukan pemetaan risiko reputasi dan menyusun strategi mitigasi.
  • Mengembangkan strategi komunikasi krisis yang efektif untuk menjaga kepercayaan stakeholder.

Tantangan dan Dinamika External Relations

Peran External Relations menjadi semakin kompleks karena perubahan dalam aspek politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Beberapa tantangan utama yang harus dihadapi meliputi:

  • Regulasi yang kompleks dan sering berubah, yang menuntut perusahaan untuk selalu memperbarui strategi kepatuhan.
  • Ekspektasi tinggi dari masyarakat dan pemerintah, yang mengharuskan perusahaan untuk menunjukkan dampak positif operasionalnya.
  • Tekanan dari aktivis lingkungan dan LSM, yang menuntut transparansi dan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.
  • Pengaruh media sosial, yang mempercepat penyebaran informasi, baik yang positif maupun negatif.

Tantangan-tantangan tersebut bagaimanapun harus dikelola dengan baik bahkan harus dijadikan sebagai peluang (opportunity) agar perusahaan senantiasa exist, berkembang dan berkelanjutan serta memberikan manfaat, bukan saja kepada shareholders tetapi juga bagi masyarakat dan negara.

Ingin tahu lebih lanjut tentang strategi External Relations di industri pertambangan?

💬 Hubungi kami untuk konsultasi lebih lanjut!